KaTar. Logo adalah symbol yang nilai, harapan, dan identitas yang terkandung dalam setiap unsur visual pada logo tersebut. Logo bukan sekadar gambar, tetapi memiliki arti mendalam yang mencerminkan jati diri organisasi.
Logo Karang Taruna adalah simbol resmi organisasi kepemudaan yang sarat akan makna sosial dan nasionalisme. Secara keseluruhan, lambang ini bermakna tempat pembinaan remaja agar menjadi pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan, dan terampil. Logo adalah jiwa dan semangat perjuangan generasi bangsa dalam
Makna dari elemen-elemen pada logo Karang taruna tersebut meliputi:
|
|
Bunga Teratai Mekar: Melambangkan lingkungan kehidupan masyarakat yang adil dan sejahtera berlandaskan Pancasila. Lingkaran (Tameng) : Melambangkan ketahanan nasional dari generasi muda. Pita Atas (Semboyan) : Bertuliskan "Adhitya Karya Mahatva Yodha" yang berarti pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan, terampil, dan selalu berkarya. Arti Warna : Merah: Keberanian, ketenangan, dan tekad pantang mundur. Putih: Kesucian dan ketidak bernodan. Kuning: Keagungan atas keluhuran budi pekerti |
Logo ini menjadi logo resmi Karang Taruna yang dipakai sampai sekarang. Simbol ini tidak hanya sebuah slogan, tetapi simbol semangat juang pemuda Indonesia di seluruh penjuru nusantara, yang diharapkan dapat menjadi arah perjuangan, semangat nasionalisme para remaja generasi bangsa dalam menunjukkan darma baktinya bagi negara dan bangsa.
Sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Permensos, penggunaan lambang harus sesuai dengan ketentuan organisasi, di antaranya:
1. Panji/Bendera: Logo diletakkan di ujung sebelah kiri. Panji dilarang diberi tulisan nama wilayah/daerah. Di bawah logo hanya boleh ada tulisan KARANG TARUNA dengan huruf kapital.
2. Atribut Resmi: Hanya boleh digunakan pada identitas resmi, seragam, kop surat, dan kelengkapan administrasi organisasi Karang Taruna.
3. Stempel : Logo Karang Taruna dicantumkan pada stempel organisasi yang umumnya berbentuk bulat, yang digunakan dalam surat menyurat resmi.
Logo tidak boleh diubah-ubah bentuknya atau digunakan pada benda/media di luar kelengkapan organisasi yang telah ditentukan. (KaTar-red, disarikan dari berbagai sumber)
Karang Taruna memiliki identitas berupa lambang, bendera, panji, lagu, yang merupakan identitas resmi Karang Taruna. Lambang Karang Taruna mengandung unsur-unsur sekuntum bunga teratai yang mulai mekar, dua helai pita terpampang dibagian atas dan bawah, sebuah lingkaran, dengan bunga Teratai Mekar sebagai latar belakang. Keseluruhan lambang tersebut mengandung makna:
1. Bunga Teratai yang mulai mekar melambangkan unsur remaja yang dijiwai semangat kemasyarakatan (sosial).
2. Empat helai Daun Bunga dibagian bawah, melambangkan keempat fungsi Karang Taruna yaitu: a). Memupuk kreativitas untuk belajar bertanggung jawab; b). Membina kegiatan-kegiatan sosial, rekreatif, edukatif, ekonomis produktif, dan kegiatan lainnya yang praktis; c). Mengembangkan dan mewujudkan harapan serta cita-cita anak dan remaja melalui bimbingan interaksi yang dilaksanakan baik secara individual maupun kelompok; d). Menanamkan pengertian, kesadaran dan memasyarakatkan penghayatan dan pengamalan Pancasila.
3. Tujuh helai Daun Bunga bagian atas melambangkan Tujuh unsur kepribadian yang harus dimiliki oleh anak dan remaja: a). Taat: Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; b). Tanggap: Penuh perhatian dan peka terhadap masalah; c). Tanggon: Kuat, daya tahan fisik dan mental; d). Tandas: Tegas, pasti, tidak ragu, teguh pendirian; e). Tangkas: Sigap, gesit, cepat bergerak, dinamis; f). Trampil: Mampu berkreasi dan berkarya praktis; g). Tulus: Sederhana, ikhlas, rela memberi, jujur.
4. Pita dibagian bawah bertuliskan Karang Taruna mengandung arti: a). Karang: pekarangan, halaman, atau tempat; b). Taruna: remaja. Secara keseluruhan berarti tempat atau Wadah Pembinaan Remaja.
5. Pita dibagian atas bertuliskan ADITYA KARYA MAHATVA YODHA yang berarti: a). ADITYA: Cerdas, penuh pengalaman. b). KARYA: Pekerjaan. c). MAHATVA: Terhormat, berbudi luhur. d). YODHA: Pejuang, patriot. Secara keseluruhan berarti Pejuang yang berkepribadian, berpengetahuan dan terampil.
6. Lingkaran menggambarkan sebuah tameng, sebagai lambang Ketahanan Nasional.
7. Bunga Teratai yang mekar berdaun lima helai melambangkan lingkungan kehidupan masyarakat yang sejahtera merata berlandaskan Pancasila.
Arti warna: a). Putih: Kesucian, tidak tercela, tidak ternoda. b). Merah: Keberanian, sabar, tenang, dan dapat mengendalikan diri, tekad pantang mundur. c). Kuning: Keagungan atas keluhuran budi pekerti.