KaTarNews. Dalam meningkatkan kapasitas Karang Taruna dalam mitigasi bencana yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Puring bekerja sama dengan Dispermadesdukcapil Propinsii Jawa Tengah. Acara yang bertajuk “Workshop Taruna Siaga Bencana” yang digelar di Aula Kecamatan Puring, pada Selasa, 4 Agustus 2026 kemarin. Acara juga dihadiri langsung oleh Dispermadesdukcapil Propinsii Jawa Tengah sekaligus untuk menyampaikan materi.
Workshop dibuka secara resmi oleh Yamoto, Sekcam Kecamatan Puring mewakil Camat Puring.
Karang Taruna Siaga Bencana adalah program pemberdayaan pemuda melalui Karang Tarunadi seluruh Desa/Kelurahan yang dibina dan didukung oleh Kementerian Sosial RI. Tujuannya untuk membentuk tim pemuda yang terlatih, siap dan mampu merespons kejadian bencana, mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan dlingkungan tempat tinggal masing-masing.
Memperkuat peran Karang Taruna sebagai garda terdepan penanggulangan bencana. TAGANA Kab. Kebumen diharapkan bisa berkolaborasi dengan BPBD, Basarnas, PMI, dan instansi terkait.
Hadir pula sebagai narasumber Ibu Ani Rahmawati dari Dinsos Kabupaten Kebumen yang menyampikan materi tentang “Penguatan dan Kapasitas Karang Taruna dalam Sigap Bencana”
Ibu Ani memaparkan tentang landasan hukum kelembagaan Karang Taruna.
“Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan di Indonesia yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh, dan bertanggung jawab secara sosial. Organisasi ini dikelola dari, oleh, dan untuk pemuda dengan fokus utama pada tercapainya kesejahteraan sosial di tingkat desa atau kelurahan, sebagaimna diatur dalam Permensos No. 19 Tahun 2025 yang diperbarui menjadi Permensos No. 9 Tahun 2025 tentang Karang Taruna dan Mekanisme pemilihan Karang Taruna dari tingkat Desa, Kabupaten hingga Nasional. Jadi segala kegiatan Karang Taruna jangan lupa ruhnya sebagai Lembaga social kemasyarakatan” jelasnya.
Narasumber Dr. Ridwan Kamaludin, seorang akademisi dan peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman menyampaikan tentang Peran Pemuda dalam Kesiapsiagaan Bencana Optimalisasi Program Kecamatan Berdaya Propinsi Jawa Tengah. Bahwa “Kesiapsiagaan bukan sekedar menghadapi bencana, tapi juga upaya membangun budaya, bukan soal apakah bencana akan datang kapan, karena kita hidup di laboratorium bencana. Jadi warga harus menjadi aktor utama, bukan menjadi penonton.
Tak kalah menarik Hera narasumber dari BPBD Kabupaten Kebumen yang mensimulasikan bagamana bila datang bencana, dari bagaimana cara berlindung bila di dalam ruangan dengan perlatan seadanya dalam ruangan, bagaimana cara evakuasi setelah bencana reda dan harus menuju titik kumpul dimana.
Ketua Karang Taruna Kab. Kebumen Marsino yang hadir bersama wakil Ketua Karang Taruna Dwi Waluyo, memandu pembentukan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Puring yang baru, untuk Masa Bhkati 2026-2031, mengingat terjadikekosongan pengurus KarangTaruna Kecamatan Puring yang telah habis masa baktinya. Pemilihan pengurus Karang Taruna disepakati dengan pemilihan terbuka, dan sdr Parmuji dari Karang Taruna Desa Tukinggedong terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kec. Puring. Selanjutnya untuk menyusun lengkap kepengurusan dan mengajukan surat penetapan susunan Pengurus Karang Taruna Kec. Puring masa bhakti 2026-2031 kepada Karang Taruna Kabupaten Kebumen untuk mendapat persetujuan sebelum dikukuhkan oleh Camat. (red-KaTar/Kec. Puring)